Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Terbang Tinggi Bersama Aksara

Media online sudah tak asing lagi bagi masyarakat dunia pada umumnya, khususnya untuk warga net di Indonesia, yang ada di kota maupun di desa. Semuanya telah merasakan kehadiran suatu benda yang tak berwujud, namun dampak serta manfaatnya terasa sekali. Apalagi media sosial, yang dimana dapat berhubungan meskipun jaraknya berjauhan antara orang satu dan satunya. Namun hal tersebut bukan menjadi halangan untuk berinteraksi. Memang zaman telah maju dan hal tersebut tak bisa dipungkiri ataupun dihindari, apalagi dijauhi. Dan tak hanya sampai disitu saja. Tetapi juga dapat dijadikan lahan mencari rejeki sesuai peluang yang ada. Di dalam pandemi seperti ini, kehadiran dunia internet sangat terasa entah untuk bekerja dari rumah WFH, silaturahmi atau yang memang sebelumnya telah melakoni kerja di bidang internet apapun itu dan lain-lainnya. Sehingga kehadirannya bagaikan garam di dalam masakan.

Dengan perkembangan semakin bertambah luas hampir memasuki semua bidang area. Yang dulunya harus bertatap muka tapi kini bisa melalui jarak cukup jauh. Seperti halnya ketika teknologi pesawat belum diketemukan, apabila mau pepergian jauh harus menempuh berhari-hari, hingga sampai di tempat tujuan. Namun setelah diketemukan dan terus berkembang teknologi pesawat maka perjalanan, yang berhari-hari tersebut tak perlu lagi terjadibisa lebih cepat, kecuali keluar negeri itupun tak seperti dulu memperlukan waktu berbulan-bulan lamanya. Dan masih banyak contoh lain, yang memberikan kemudahan bagi keperluan manusia. Yang sangat penulis rasakan adalah dalam membuat sebuah tulisan. Cukup dengan ponsel pintar, penulis bisa melahirkan butiran-butiran huruf, lalu selanjutnya menjadi bangunan kalimat yang dapat di baca oleh orang banyak. Sehingga tak ketergantungan dengan komputer jinjing. Walau terkadang tetap masih memperlukan untuk mengerjakan sesuatu hal.

Demikian halnya dengan suatu karya tulisan apapun itu namanya novel, cerpen, karya ilmiah, jurnal, non fiksi dan yang lain-lainnya lagi. Apabila kita mau menyebarluaskan agar dapat di baca oleh orang lain, harus melewati beberapa jalur hingga sampai di depan para pembaca. Karna kesenangan bagi penulis selain bisa mengungkapkan isi ladang maupun lautan pemikiran. Tetapi kesenangan yang tiada tara ialah, karya kita di baca oleh orang banyak. Dua hal itu kesenangan bagi seorang penulis yang paling utama, tentu tak tertinggal yakni hehehe royalti. Karna menulis juga sama seperti orang bekerja diluaran sana dari pagi hingga larut malam, khususnya bagi yang memang telah menjadikan suatu propesi. Walau pekerjaan menulis terlihat enak untuk sebagian orang dikarenakan tak melakukan hal-hal yang harus mengeluarkan tenaga banyak. Tetapi yang tak dapat diketahui oleh orang lain adalah, sedang mencurahkan segenap isi apa yang dirasakan lalu ditumpahkan di atas lembaran kertas, mau apapun itu katagori penulisannya. Soalnya setiap orang mempunyai seleranya masing-masing perihal mau apa yang dituliskannya. Seperti novel saja bermacam-macam jenis ceritanya ada yang horor, romantis, rumah tangga, humor dan sebagainya. Lalu, jika dosen menuliskan hasil penelitiannya atau membuat buku sesuai bidang keilmuannya. Dan masih banyak lagi karya-karya tulis lainnya yang tersebar disana-sini tak terhitung. Bagi orang yang menyukai menulis atau memang pekerjaannya di dunia tulis-menulis apapun namanya, jika berhenti tak membuat kumpulan kalimat saja seminggu paling lama sebulan, rasanya seperti ditinggal sang kekasih. Jadi terkadang ada seseorang yang mempunyai setumpuk buah karya tulis.

Sesungguhnya dengan berkembangnya media online seperti sekarang ini semangat untuk menulis bagi sebagian sahabat-sahabat, jangan sampai pudar apalagi padam. Dikarenakan dunia internet atau media online, telah berkembang pesat dimana kita dapat menaruh karya tulisan dan bisa di baca oleh banyak orang di seluruh antero negeri selama 24 jam. Jadi apa yang telah kita tuliskan seperti butiran debu terkena angin besar terbawa sampai kemana-mana menyapa para pembaca semua. Jadi jangan khawatir kalau-kalau tak ada yang membacanya. Aksara yang telah kita buat biarkan terbawa angin media online hingga kemana-mana, menyambangi para pembaca dimanapun tempatnya walau nun jauh disana meski harus menyebrangi lautan luas. Seperti teknologi pesawat yang dapat mengantarkan penumpangnya ketempat tujuan dengan cepat. Begitu juga tak bedanya dengan media online sekarang ini, dapat mengantarkan goresan aksara yang telah dibuat oleh sahabat-sahabatku semua. Hingga tak mandek hanya di lembaran kertas saja dan hanya kita yang menatapnya sesekali waktu. Kemajuan media online, jadikan ajang dimana orang-orang menantikan apa yang menjadi karyamu apapun itu. Dan namamu biarkan terbawa terbang mengikuti goresan aksara. Biarkan mereka mengenal namamu melalui aksara yang telah dirimu goreskan dipapan media online. Sebagai tempat untuk menaruh tulisanmu agar dapat di baca setiap orang. Karna tak memungkinkan berjalan tertatih-tatih menghampiri satu per satu agar memberitahu kepada mereka melihat karyamu dan selanjutnya membacanya, sebab memperlukan waktu yang cukup lama untuk melakukan hal itu.

Karna hanya dengan media online namamu dapat terbang tinggi dan membawa pergi jauh hingga keluar batas pulau. Selain itu hanya sekali mengunggah di media online yang telah sahabat-sahabat pilih sesuai dengan kenyamanannya dalam menggunakan, hingga tak perlu lagi harus pergi kemana-mana. Dan tak harus menuliskan berulang kali disebabkan, khawatir akan luntur atau kusam warna hurufnya. Dengan kemudahan media online bagi kegiatan penulisan. Jadi sahabat-sahabat semua tinggal konsentrasi dalam membuat sebuah tulisan saja serta segera merampungkannya, apabila satu judul atau lebih telah terbit. Sehingga pembaca tak terlalu lama dalam menunggu tulisan kita. Dan mumpung belum lupa ini hanya sekedar mengingatkan untuk diri penulis sendiri ataupun ada beberapa sahabat yang mempunyai kendala sama, karna manusia itu kan saling support serta bersama-sama belajar agar lebih baik lagi. Yakni, usahakan setiap minggunya selalu mengunggah satu bab syukur-syukur bisa lebih dari itu di setiap judulnya, supaya penggemar atau pembaca tak kecewa hatinya ketika membuka media online tersebut. Seperti halnya kita, ketika sedang menyukai sesuatu tetapi tak pernah muncul maka akan ditinggalkan. Karna yang pernah penulis katakan di tulisan sebelumnya. Bahwa penulis itu adalah seorang seniman menulis. Dan jenis seni banyak sekali ragamnya, termasuk dunia menulis sendiri. Dimana menulis merupakan seni mengungkapkan apa yang ada di pemikiran, lalu menjadi bentuk deretan aksara sehingga dapat di baca oleh orang banyak.

Sebagai penutup tulisan yang singkat ini. Bahwa media sosial tak hanya sebagai alat berkomunikasi saja ataupun untuk mengunggah sesuatu. Tetapi dapat juga membawa terbang tinggi namamu serta meniupkan goresan aksara yang telah sahabat buat. Lalu jauh melayang-layang melintasi cakrawala, lautan, lembah, gunung dan semacamnya. Yang pada akhirnya sampai dihadapan para pembaca semua menikmati hasil karyamu. Dan sebagai penulis, tetap lahirkan karyamu selama media online tetap berjalan. Dikarenakan butiran-butiran pemikiranmu telah dinantikan oleh seseorang yang nun jauh disana. Tetap berkreasi dimanapun berada, jangan pernah berhenti selagi media online masih berjalan.