Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tentang Saya

Salam kenal panggil saja aku Segara Aksara seperti nama web blog ini. Sejak kecil aku sangat suka mendengarkan wayang atau cerita lainnya. Sehingga apa yang telah diketahui itu aku tuangkan didalam tulisan. Karena aku lebih senang bercerita melalui deretan tulisan untaian huruf yang terangkai indah dalam bentuk kata. Karena menulis tidak bisa jauh dari kehidupan aku. Menulis dan membaca atau mendengarkan telah menjadi tiga sahabat yang tidak dapat dipisahkan, apalagi untuk ditingalkan sangat tidak bisa. Bagaikan makanan yang tanpa bumbu, tentu rasanya akan hambar dan selera makan bisa hilang.

Melalui blog ini sebagai wadah atau tempat untuk menuangkan ide gagasan yang sempat singgah didalam fikiran tapi belum sempat untuk direalisasikan. Selain itu ingin mengasah kemampuan dalam menulis yang telah lama tidak pernah dipraktekan. Awal menulis 2011 dan waktu itu pertama menulis membuat puisi. Setelah itu mulai belajar bermacam gendre penulisan seperti skenario vilm, novel, cerpen dan artikel. Tetapi karena tidak ada niat untuk menekuni dunia penulisan sehingga semakin lama semangat tersebut pudar. Ternyata setelah sekian lama berpisah tidak bertemu rindu menyelinap kedalam relung jiwa, ingin menulis kembali dan menekuninya, lalu siapa tahu menjadi sumber penghasilan.

Di waktu yang bersamaan yakni 2011, sebenarnya juga sudah aktif dalam dunia blogger namun tidak terfikirkan menjadi tempat untuk menulis yang jangka panjang. Hanya sekedar daftar lalu memposting beberapa puisi setelah itu dibiarkan. Karena menulis itu adalah seni dalam menuangkan ide yang ada dalam fikiran, lalu mengukir untaian kata demi kata. Apalagi jika ditulisnya itu adalah novel, cerpen, skenario vilm dan semacamnya yang ada dialognya semakin seru dalam mengolah fikiran. Akan semakin bertambah seru jika kita menulis sebuah cerita dan mencintai atau gemes dengan salah satu tokoh yang dituliskan. Yang telah disebutkan menulis adalah salah satu bentuk kesenian.

Menulis itu mudah dan menulis itu tidak susah. Kembali lagi pada niat kita. Yang terpenting percaya diri dengan gaya tulisan kita dan tetap terus belajar. Karena untuk menulis satu buku diperlukan waktu yang tidak hanya satu jam saja tetapi berbulan-bulan dan harus diawali perkata. Setelah rangkaian tersebut terlewati, lalu jadi sebuah tumpukan kertas yang tersusun rapih, dimana didalamnya berisi fikiran kita. Lakukan semua itu dengan kesabaran, ketekunan, kejujuran dan sepenuh hati serta tidak lupa ikhlas mengerjakannya. Jadikan pena sahabat terdekatmu ajaklah dia menari bersama irama fikiranmu diatas panggung lembaran kertas.

Salam literasi